UNTUK IBUKU TERCINTA
Gak tau kenapa hari ini aku merindukan Ibu ku. Rindu, sangat rindu. “Oh
Ibu, sedang apakah engkau disana? Aku disini baik-baik saja. Rasanya aku ingin
pulang untuk melihat mu, walau hanya sebentar saja. Tapi waktu yang membuat aku
harus tetap bertahan disini. Ini demi cita-cita ku. Demi Ibu, demi Ayah, demi
Kakak, dan demi keluarga kita. Ibu, sabar ya menunggu ku. Menunggu ku pulang,
menunggu ku sukses, menunggu ku membawakan semua harapan Ibu dan Ayah. Ibu, yang
sehat ya? Jangan sakit, jaga kesehatan mu. Aku ingin, jika suatu saat nanti aku
telah sukses, Ibu adalah orang pertama yang merasakan kebahagiaan itu.”
“Ibu, banyak sekali yang ingin ku ceritakan pada mu, banyak sekali. Tapi,
aku tau, Ibu sedang bekerja keras untuk menghidupi ku disini, aku tidak mau
mengganggu waktu Ibu. Ibu, aku juga tau, Ibu pasti ingin bercerita banyak hal
pada ku, hanya saja Ibu tidak ingin mengganggu waktu kerjaku juga. Ibu
ketahuilah, jika aku boleh memilih, aku memilih untuk tidak pernah berpisah
jauh dari mu.”
“Ibu, gak tau kenapa, disaat
aku membahas tentang mu, aku selalu meneteskan air mata. Jika aku melihat orang
tua yang berpakaian kotor (maaf), dekil (maaf), tak memakai sandal atau sepatu,
seketika aku teringat dengan mu, Bu. Aku takut, suatu saat kau akan seperti itu
juga diusia senja mu. Aku takut, aku tidak bisa memberi apa yang kau ingin kan.
Aku takut, aku tak bisa mengabulkan semua harapan Ibu yang Ibu titipkan pada
ku. Aku takut, Bu. Tapi ketahuilah Bu, selama aku masih bisa bernafas, akan ku
perjuangkan semua harapan-harapan Ibu.”
“Bu, aku sekarang sedang
berjalan. Tempat tujuan ku masih jauh sekali. Bu, ketahuilah bahwa jalan yang
ku tempuh tidak selalu mulus, terkadang banyak sekali kerikil-kerikil tajam
yang ingin menghambat perjalan ku ini. Tapi atas berkat doa mu, aku masih kuat
untuk melalui perjalanan panjang ini. Bu, ketahuilah bahwa jalan yang aku
tempuh tidak selalu lurus. Kadang ada tanjakan, kadang ada belokan, kadang
berliku-liku. Bu, aku yakin, aku bisa melewati ini semua. Percayalah”
“Bu, tempat tujuan ku, masih
jauh sekali. Ku harap, Ibu setia menunggu ku, menunggu ku pulang, menunggu ku
membawa semua harapan-harapan Ibu.”
“Bu, ada lagu yang ku
persembahkan untuk Ibu.”
“Hi Ibu, Ibuku sayang.., Apa yang
sedang kamu lakukan?
Maaf, akhir-akhir ini aku tidak menghubungimu..
Maaf, akhir-akhir ini aku tidak menghubungimu..
Aku ingin beri tahu, kalau kini
aku sudah sukses…”
Tubuh mu kecil dan begitu juga
tangan mu
rambut putih dicampur hitam yang sudah tumbuh lebih lama
Tapi bagiku kau masih lebih besar dari apa pun, lebih kuat dari siapa pun
Aku ingin bilang kepada anak-anak ku tentang cinta ini “cinta yang mendukung ku”
rambut putih dicampur hitam yang sudah tumbuh lebih lama
Tapi bagiku kau masih lebih besar dari apa pun, lebih kuat dari siapa pun
Aku ingin bilang kepada anak-anak ku tentang cinta ini “cinta yang mendukung ku”
Meskipun aku tumbuh dengan tidak
sabar ketika aku dekat mu…
Ketika engkau jauh dari ku, aku
merasa kesepian
Itu yang engkau lakukan untuk ku,
Itu yang engkau lakukan untuk ku,
Engkau dapat menyelesaikan
masalah dengan menyelesaikannya
Dan engkau pemilik kesabaran yang luar biasa dan engkau adalah orang tertangguh yang aku kenal
Engkau akan selalu prihatin terhadap kesejahteraan ku sebelum dirimu sendiri
Dan engkau pemilik kesabaran yang luar biasa dan engkau adalah orang tertangguh yang aku kenal
Engkau akan selalu prihatin terhadap kesejahteraan ku sebelum dirimu sendiri
Memasak, mencuci pakaian, membersihkan,
membesarkan anak
Engkau bahkan bekerja selama waktu senggang
Engkau hanya akan membutuhkan hal-hal dari tempat terendah
Aku tidak mengerti meskipun saat itu begitu jelas
Barulah aku mulai hidup seorang diri dan kini aku mengerti
Setiap kali aku memikirkan berapa banyak yang telah engkau capai
Engkau bahkan bekerja selama waktu senggang
Engkau hanya akan membutuhkan hal-hal dari tempat terendah
Aku tidak mengerti meskipun saat itu begitu jelas
Barulah aku mulai hidup seorang diri dan kini aku mengerti
Setiap kali aku memikirkan berapa banyak yang telah engkau capai
Dan betapa sulitnya pasti, aku merasa seperti aku bisa mencoba melakukan
sesuatu yg terbaik hari ini
Aku akan mengatakan,
"Bangunkan aku jam 07:00"
Dan engkau akan membangunkan aku tepat pada waktunya
Dan aku akan bersikap adil kepada mu…
Aku tidak akan berkata apa”, meskipun aku masih setengah tertidur
Dan engkau akan membangunkan aku tepat pada waktunya
Dan aku akan bersikap adil kepada mu…
Aku tidak akan berkata apa”, meskipun aku masih setengah tertidur
Ini adalah rutin harian
Tapi, Engkau tidak pernah melihatkan wajah lelahmu di hadapanku
Dan itulah yang membuat ku terbangun setiap hari
Lebih hangat dan lebih akurat daripada jam alarm
Tapi, Engkau tidak pernah melihatkan wajah lelahmu di hadapanku
Dan itulah yang membuat ku terbangun setiap hari
Lebih hangat dan lebih akurat daripada jam alarm
Tapi kemudian suatu hari aku bolos sekolah dan berkata, "Aku tidak mau pergi"
Aku tidak akan meninggalkan kasur ku dan engkau berdiri di depanku
Engkau pergi untuk Menyembunyikan wajahmu dan menutup wajahmu dengan kedua tanganmu dan engkau menangis keras
Akupun merasa sangat sedih dan menangis
Pada waktu itu aku sangat menyesal dan aku bertanya-tanya , "Bagaimana mungkin aku bisa begitu bodoh?"
Tubuh kecil dan begitu juga tangan mu
rambut putih dicampur hitam dan engkau sudah tumbuh lebih lama
Tapi bagiku kau masih lebih besar dari apa pun, lebih kuat dari siapa pun
Aku ucapkan terima kasih untuk cintamu selama ini “cinta yang mendukung ku,”
ibu ku….
Aku tau tidak ada lebih menyakitkan di dunia
Dari orang tua yang mengubur anak mereka
Jadi aku akan memastikan itu tidak pernah akan terjadi
Bahkan jika aku hanya tinggal satu detik lebih lama dari mu
Aku akan memastikan itu ...
Aku senang karena aku adalah anak mu
Aku senang karena kau adalah ibuku
yang tak akan pernah berubah
Dan Itu tidak akan pernah berubah untuk selamanya
Karena aku adalah sesuatu yg sangat berharga bagi mu ...
Tubuh mu kecil dan begitu juga
tangan mu
rambut putih dicampur hitam dan engkau sudah tumbuh lebih lama
Tapi bagiku kau masih lebih besar dari apa pun, lebih kuat dari siapa pun
Aku ingin bilang kepada anak-anak ku tentang cinta ini “cinta yang mendukung ku”
rambut putih dicampur hitam dan engkau sudah tumbuh lebih lama
Tapi bagiku kau masih lebih besar dari apa pun, lebih kuat dari siapa pun
Aku ingin bilang kepada anak-anak ku tentang cinta ini “cinta yang mendukung ku”
"Jadilah ibu ku untuk
selamanya
Engkau masih memiliki satu pekerjaan yang tersisa untuk melakukannya
Dan itu adalah untuk menerima cinta dan penghormatan dari anak mu..."
Engkau masih memiliki satu pekerjaan yang tersisa untuk melakukannya
Dan itu adalah untuk menerima cinta dan penghormatan dari anak mu..."
Terjemahan
dari lagu
MOTHER BY
SEAMO

No comments:
Post a Comment